SWN : “BERKORBAN, dicerminkan pada perbuatan melengkapi dan melayani. Dan menjadi tanpa pamrih jika tidak ada kepentingan pribadi. Hanya untuk mendidik, melindungi dan menyelamatkan orang lain. Ketidak fahaman membuat sikap saya selalu berharap imbalan”.
Jangan Mudah Terkejut dan Jangan Mudah Takjub akan segala sesuatu
Maha Suci Engkau ya Allah, tidaklah kami ketahui sesuatu kecuali yang sudah Engkau beritahu pad kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana
___________________________________________________________Be-SWN
Maha Suci Engkau ya Allah, tidaklah kami ketahui sesuatu kecuali yang sudah Engkau beritahu pad kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana
___________________________________________________________Be-SWN
Syi'ir Tanpo Weton - Mengenang Gus DUR
Astagfirullah robbal baroya… Astagfirulloh minal khootooya…
Robbi zidni ‘ilmannaafii’a… Wawaffikni ‘amalansoliha…
Yarosulalloh salammun’alaik… Yaarofi’asaaniwaddaaroji…
‘atfatayaji rotall ‘aalami… Yauhailaljuu diwaalkaromi…
Ngawiti ingsun nglarasa syi’iran, Kelawan muji maring pengeran
Mengawali pribadi merasa dan melakukan sya'ir, dengan muji kepada Tuhan
Kang paring rohmat lan kenikmatan, Rino wengine tanpo petungan
Yang memberi rahmat dan kenikmatan, siang malam tanpa perhitungan
Robbi zidni ‘ilmannaafii’a… Wawaffikni ‘amalansoliha…
Yarosulalloh salammun’alaik… Yaarofi’asaaniwaddaaroji…
‘atfatayaji rotall ‘aalami… Yauhailaljuu diwaalkaromi…
Ngawiti ingsun nglarasa syi’iran, Kelawan muji maring pengeran
Mengawali pribadi merasa dan melakukan sya'ir, dengan muji kepada Tuhan
Kang paring rohmat lan kenikmatan, Rino wengine tanpo petungan
Yang memberi rahmat dan kenikmatan, siang malam tanpa perhitungan
(Hot) Demo dengan bernyanyi "ambilkan bulan"
Tulisan - tulisan ini (termasuk makna lagu pelangi) untuk mengenang karya besar almarhum AT. Mahmud yang dikenal diseluruh pelosok negeri sebagai sosok pahlawan yang berjasa dalam bidang musik anak yang dipenuhi dengan rasa cinta, harapan, motivasi dan kasih sayang.
Zaman Terbalik : ADIL Itu Tidak Ada
Setelah Manusia lebih hina daripada hewan, lantas apa lagi yang terjadi ketika zaman Jayabaya (Qolbu dipenjara) terjadi. Mari kita baca kembali lanjutan kata-kata dari Jongko Joyoboyo berikut ini :
Akeh manungso lali asale.
Banyak manusia lupa asal – usulnya,
Ukuman Ratu ora adil.
hukuman ratu tidak adil
Akeh pangkat sing jahat lan ganjil.
Banyak pangkat yang jahat dan janggal,
Akeh kelakuan sing ganjil.
banyak perbuatan yang janggal
Revolusi Pemikiran
Mulai hari ini, setiap apa yang saya tulis terutama bab zaman terbalik, akan saya coba : Mengulas perbandingan/pembalik sebagai sarana membaca kebaikan dan keburukan. Dan saya akan coba juga membaca positif dan negatif (perubahan/situasi/kondisi yang ditulis) agar kita dapat menempatkan posisi terbaik sebagai lambang kebijaksanaan.
Langganan:
Postingan (Atom)